Mari Kenali Ragam Permainan Tradisional Maluku

Sejatinya anak-anak sesungguhnya lebih bahagia menggunakan waktu mereka untuk bermain dan bersenang-senang bersama teman-temannya, tak pernah terlintas dalam pikiran mereka untuk ada masalah dan berkhayal persoalan sosial, yang mereka paham adalah bermain dan bersenang-senang karna seutuhnya telah disediakan. Meskipun waktu ini kondisinya telah banyak beralih bersama adanya teknologi canggih yang menghadirkan banyak game. Bahkan tersedia permainan judi seperti login sbobet yang lumayan mudah kamu temui saat ini.

Ragam Permainan Tradisional Maluku

Permainan seperti gobak sodor adalah yang dijadikan fasilitas bersenang-senang. Setiap daerah pastinya punyai permainannya sendiri bersama ciri khas masing-masing, contohnya adalah maluku. Daerah kepulauan ini punyai permainan daerah yang khas bersama budaya masyarakatnya, apakah itu? Mari kita lihat bersama.

Lemon Nipis

Lemon nipis
Taguling-guling
Guling apa dilobang cacing
Saratus digulung-gulugn
Dua ratus dikawalinya-linya-linya-linya

Permainan ini dimainkan oleh banyak orang, dua orang akan membentuk sebuah lorong bersama tangan mereka yang terangkat ke hawa membentuk mulut lorong. Kemudian yang lain akan berbaris kebelakang dan pemain yang dibelakang akan meletakkan tangan mereka dipundak pemain didepan.

Mereka akan menyanyikan lagu lemon nipis sambil terjadi bagaikan kereta masuk-keluar lorong yang dibikin dua pemani lain sampai terhadap lirik terakhir yang diulang-ulang dan tersedia satu pemain yang akan masuk dalam lingkaran yang dibikin dua pemain yang membuat lorong tadi. Si pemain yang tertangkap akan memilih untuk jadi anak buah siapa, yang disebelah kana atau kiri dan ia akan berdiri dibelakang juragannya sambil memegang pundaknya. Permainan akan dimainkan konsisten sampai tinggal satu pemain dan pemain itu dinyatakan kalah.

Sekolah Batu

Permainan ini mengandalkan keberuntungan dalam menebak. Uniknya permainan ini adalah dalam lagu yang dinyanyikan tidak mengatakan kata sekolah batu, entah darimana nama sekolah batu ini jadi identitas permainan satu ini. Lagunya berbunyi :

Sabiji katumbar dua biji ganemu
Siapa loko batu cabu rukukuku
Caburukuku caburukuku caburukuku

Permainan ini dimainkan dua grup bersama kuantitas bagian mirip banyak dan akan duduk berdempet-dempetan supaya tidak tersedia cela yang bisa diamati kelompo lawan. Kedua grup akan duduk berjauh-jauhan sambil berhadapan satu mirip lain. Salah satu pemain akan duduk di belakang pemain lain dan bertugas menjalan batu sambil bernyanyi. Batu yang dipegang pemain tersebut akan dikerjakan ditangan-tangan pemain lain di depannya yang tangannya disembunyikan di belakang sambil terbuka siap menampung batu. Pemain yang bertugas dibelakang akan meletakan sembarang batu itu ditangan keliru satu pemain di depanya sebelum akan lagu berakhir.

Saat lagu bicara caburukuku caburukuku caburukuku pemain yang di depan akan mengangkat tangan mereka sambil menggoyangkannya ke depan dan menarik kebelakang sambil bernyanyi caburukuku caburukuku caburukuku . Saat lagu berakhir, grup lawan akan menebak ditangan siapa batu itu berada dan misalnya benar grup itu bergiliran untuk memainkan permainan ini dan grup yang tadi akan menebak, tetapi misalnya keliru maka mereka dinyatakan kalah dan grup pertama akan ulangi permainan.